dengan panik aku memacu sepedaku menuju gang sempit itu. kulihat rumah kostmu gelap dan sepi. aku mendekat dan mengetuknya keras-keras. tak ada seruan atau jawaban. akupun kembali dengan gontai. menaiki sepeda dan mengayuhnya pelan. angin berhembus kencang membuat berat kakiku mengayuh. aku putuskan turun dari sepeda dan berjalan sambil tanganku tetap menuntun sepeda, mulutku tak henti bernyanyi. tiba-tiba
tiiin.. tiiiinn... bunyi klakson motor di belakang sontak membuatku kaget. aku melotot memandang ke arah itu, terlihat pria jangkung berjaket hitam tertawa cekikikan. tak tau apa yang di tertawakan.
sepertinya aku kenal dengan suara itu.
aku yakin itu kamu
Senin, Maret 16, 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar