Jarum-jarum berkarat
sengaja kau tancap di hatiku
jumlahnya tak terhitung lagi
sakitnya takada lagi
aku menikmatinya
mungkinkah aku mati rasa?
justru saat kau tak menancapkan jarum-jarum itu
aku merasa rindu
aku ingin hati ini berkarat dan membusuk di tanganmu
akan ku buang kapan saja aku mau
toh.. aku masih punya banyak hati untukmu
akan ku pasang hati baru...
tancapkan lagi
tancapkan semuanya
sesukamu
sayat-sayatlah jika kau mau
kau bisa pahat hati ini
menjadi bentuk kelaminmu
atau kelaminku
bukankankah kau lakukan semua hanya untuk 'itu'?
Jumat, Maret 13, 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar