Minggu, Maret 08, 2009

Hujan

angin terseret malam..
semakin larut
anginpun selalu ikut
gemuruh petir
seolah memberi isyarat hujan kan hadir

seketika
seluruh butiran air berlari
mengguyur...
deras
mengeras
tapi tak terkuras

atap kamarku sudah basah
hatiku basah
mataku pun basah
basah bersama rasa
aku bahagia

aku tak tidur
tak juga mendengkur
kunikmati
irama dan aroma hujan

inilah saat-saat yang kurindu
aku terisak dan mengadu..

~6~

Tidak ada komentar: