Minggu, April 12, 2009

ilusi, kau dan dunia

dunia ini luas, tapi aku tak merasa kerdil
dunia ini sangat kecil akupun tak merasa lebih besar
aku hanya merasa dunia semakin angkuh terhadapku

aku berjalan dengan cepat
berharap tak ada yang melihat
semua gagal
aku jatuh terjungkal
dan kau
ya.. kau, terpingkal-pingkal

dunia tak memberi kesempatan kepadaku untuk hidup bersamamu
dalam balutan kasih dan rindu

kau dan dunia telah bersahabat
menganggapku sebagai perempuan jahat

sesekali aku memandang kepulan asap rokok dari mulutku
ada keluh kesah dan masalah yang ikut disana
aku tertawa
suaraku seolah membahana
masalahku telah sirna

namun itu hanya ilusi
masalahku tak berhenti sampai disini
bayangmu kerap menghantui
dan aku telah diusir oleh dunia

ku buang putung rokok yang apinya semakin mendekati jari-jari tangan kananku
panas dan kecut rasanya

ku ambil batang rokok yang kedua
kubakar
dan kuisap dalam-dalam sampai menembus paru-paru dan jantungku

aku biarkan asapku bersilaturrahmi
dengan organ tubuh lainnya
masalah dalam dada
ikut keluar bersamanya
perlahan merangkak
kemulut dan hidung
lalu ku hembuskan pada udara yang mendung.

ilusi itu tetap ada
kali ini bayangmu turut menguap
lalu sirna
entah kemana...

1 komentar:

nurhasan mengatakan...

katanya tak bisa nulis... !? tapi yang kamu tulis bagus kok..suer !kapan-kapan ajarin aku ya.., sekedar usul neh..bolehlah seseorang jadi sumber inspirasimu menulis tapi jangan biarkan seseorang itu meracuni otakmu..he..he